Archive for February, 2006

Afwan, aku bersalah…

Sunday, February 26th, 2006

Kini, masihkah tersisa sebuah maaf untukku?
Setelah kesalahan yg begitu banyak…
Aku sadar betapa kecewanya kau dengan kenyataan yg ada
Dengan keegoisanku
Dengan ketidakpekaanku
Bagaimanapun, aku bisa mengerti kekecewaanmu

Aku tahu…
Mungkin hatimu takkan pernah ada di sini tuk temanimu lagi
Dan mungkin semua karena kesalahanku!
Tampaknya itu balasan yg cukup pantas untukku

Walau apapun, kau tetap kuanggap temanku
Yang akan kumaafkan tanpa diminta
Dan akan selalu kutunggu
Untuk menghabiskan waktu bersama-sama lagi

di sebuah kota, yang kini menjadi suram di mataku
dulu aku bahagia di sini, tapi sekarang…

Wednesday, February 8th, 2006

Assalamualaikum. wr. wb…

Hmm, hari ini agak speechless (atau wordless? ada nggak sih? maksa!!) mau bilang apa di blog ini. Yang jelas aku lagi pingin ngisi blog.

Berangkat ke kampus hampir jam 9.30 karena ada janji ketemuan dengan teman2 untuk ngerjain tugas kelompok, dengan perasaan yg agak nggak enak karena datang telat, tapi apa mau dikata badan susah diajak kompromi karena masih kerasa nggak enak badan (padahal sakitnya dari tanggal 3 Feb tapi nggak sembuh2, dasar aneh!)

Eh ternyata sampe di kampus kerja kelompoknya malah dibatalkan (baca:diundur)… Subhanallah… Ya tapi mungkin memang aku disuruh olahraga, hehehe… Tapi yang bener aja, masak olahraga di tengah sakit begini??? Hm, entahlah….

Nah sekarang lagi nunggu untuk rapat tim IS, entah mau bahas apaan… Katanya sih penting…

Yang aku takutkan dari diriku sendiri hari ini adalah… Aku benar2 tak berperasaan… Datar aja… Padahal biasanya aku bangun pagi dengan semangat baru, dan dengan segenap cinta yang ingin kutebar pada orang2 di sekelilingku. Entah juga, apa karena akhir2 ini aku sudah terlalu sering tersakiti justru juga oleh orang2 sekelilingku itu… Yah jadinya gini, hatiku jadi terasa beku…

Mudah2an ini tak berlangsung lama, meskipun di satu sisi aku cukup senang karena aku bisa lumayan fokus dengan job2 dan tugas2ku. Tapi di sisi lain aku merasakan suatu kekosongan besar, entah apa itu…..

Mungkinkah cinta itu telah perlahan2 menghilang dari diriku? Kuharap… tidak!!!

Wassalamualaikum wr. wb.

Sunday, February 5th, 2006

Benarkah bagimu aku berarti?
Jika ya, kenapa kau sering hadirkan tangis di sini?
Mungkin dirimu tak tahu
Betapa aku juga merasakan sakit
Ketika melihatmu terluka…

Hm, tak apa teman… tak apa…
Kau tahu bahwa aku ingin seperti mentari
Berikan segala yang dipunya untuk semua
Walau apapun, aku akan terus berusaha bertahan
Meski aku tak berharga bagimu
Aku akan terus tersenyum
Walau entah kapan kau akan tersenyum kembali…

di tengah demamku yang makin meninggi….
Katakan padaku kawan, bagaimana aku harus bersikap?